Lutim NasionalismeNews.Com -Insiden kecelakaan kerja kembali melanda area pertambangan PT Citra Lampia Mandiri (CLM) di Malili, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Kali ini, kecelakaan tunggal yang melibatkan sebuah kendaraan dump truck (DT) terjadi di lokasi tambang KM 18 pada Sabtu (30/5/2026), yang merenggut nyawa seorang pengemudi berinisial Ab.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, korban diketahui merupakan karyawan dari PT Kalla, perusahaan yang berperan sebagai subkontraktor yang bertugas mengangkut bahan galian atau ore dari lokasi penambangan menuju tempat penimbunan sementara (stockfile).
Peristiwa nahas itu terjadi saat korban sedang menjalankan tugas rutinnya mengemudikan kendaraan angkut tersebut, sebelum akhirnya kendaraan yang dikemudikannya mengalami kehilangan kendali dan terbalik.
Dari keterangan saksi di lapangan, saat kejadian berlangsung, korban terjebak di dalam kabin kendaraan yang telah terguling. Upaya pertolongan segera dilakukan oleh rekan kerja dan tim keamanan lokasi, namun luka yang diderita korban terlalu parah. Korban dilaporkan mengalami cedera fatal pada bagian kepala akibat terjepit bodi kendaraan, dan nyawanya tidak tertolong lagi di lokasi kejadian.
Peristiwa ini kembali menyoroti aspek keselamatan kerja di lingkungan pertambangan setempat, mengingat sebelumnya telah tercatat beberapa insiden serupa yang terjadi di wilayah operasional PT CLM.
Warga maupun pekerja di lokasi berharap peristiwa ini menjadi perhatian serius agar tidak ada lagi korban jiwa akibat kecelakaan kerja di masa mendatang. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT CLM maupun PT Kalla belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Pihak kepolisian dan instansi terkait juga masih melakukan pendalilan dan investigasi mendalam untuk mengungkap kronologis lengkap serta faktor penyebab utama yang membuat kendaraan tersebut terbalik.
Belum diketahui secara pasti apakah kecelakaan ini disebabkan oleh faktor kelalaian manusia, kondisi jalan di lokasi tambang, atau pun masalah teknis pada kendaraan. Jenazah korban telah dievakuasi dari lokasi kejadian untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarga guna proses pemakaman.
(****)
