Scroll untuk baca artikel
Jasa Website
POLITIK

Surat Terbuka Komunitas Lintasan 66, Untuk Semua Paslon Capres-Cawapres

Admin Redaksi
28
×

Surat Terbuka Komunitas Lintasan 66, Untuk Semua Paslon Capres-Cawapres

Sebarkan artikel ini
59 / 100

NasionalismeNews.com, Jakarta -Komunitas Lintasan 66 hari ini mengadakan pertemuan silaturahmi di Hotel Sofyan Betawi, Jalan Cut Meutia Menteng, Jakarta Pusat, pada pukul 16.30 WIB, Kamis,  (02/02/2024).

Pertemuan tersebut dihadiri oleh Ketua,  Teddy Samsuri,  Mustadjab Latif,  Wisnu dan Jhon Moesa Tobing.

Sehubungan dengan adanya Pemilihan Umum Presiden tahun 2024 dan sebentar lagi akan di adakan Debat Capres ke 5, maka Komunitas Lintasan 66 sepakat untuk menyampaikan aspirasi dalam bentuk himbauan.

Beberapa himbawan yang di sampaikan Komunitas Lintas 66 adalah :

1. Berbicara dengan bahasa indonesia yang baik, tidak perlu banyak mengeluarkan istilah-istilah bahasa asing, apalagi istilah yang membingungkan yang dapat mengarah pada penyesatan pemahaman rakyat.

2. Agar paslon menghindari perdebatan yang tidak subtansi apalagi memojokan dan “mengecilkan serta menghujat.

3. Jangan ada gimik atau berperilaku dan bergaya seperti anak kecil.

4. Menampilkan gagasan yang rasional yang pasti bisa dilaksanakan yang bisa  membawa rakyat dalam kehidupan yang sejahtera dan berkeadilan.

5. Berikan contoh ketauladanan sebagai calon presiden dan wakil presiden RI yang beretika moral sesuai nilai-nilai pancasila.
Acara debat terakhir adalah sebuah momen yang menentukan bagi rakyat untuk menentukan sikap dan keputusan memilih mana paslon terbaik untuk menjadi Presiden RI ke 8.

Lima himbauan tersebut ditujukan untuk semua Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, baik untuk pasangan calon nomor urut 1, 2 dan 3. Semua paslon agar lebih mengutamakan gagasan – gagasan dan menyampaikan program kerja yang lebih prioritas dan dibutuhkan rakyat. Serta secara kongkrit dapat dilaksanakan, saat terpilih sebagai presiden dan wakil presiden 2024 – 2029 nanti.

Maka dari itu hentikan Hujatan, Fitnah apalagi Hoax, baik dalam lisan maupun tulisan, termasuk hentikan pula Gimik yang diluar, bahkan yang bukan merupakan peradaban Bangsa Indonesia.

(Yanto Abdul Kariem)

Jasa Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *