Scroll untuk baca artikel
Jasa Website
INVESTASI & BISNIS

Pekerja PT. Minja Global Mandiri (MGM) lakukan mogok kerja di Ruas pertigaan Enggano Towuti

Nasionalisme News
475
×

Pekerja PT. Minja Global Mandiri (MGM) lakukan mogok kerja di Ruas pertigaan Enggano Towuti

Sebarkan artikel ini
4 / 100

NasionalismeNews.Com. Luwu Timur_Towuti- Tampak di Daerah Pertigaan Ruas Jalan Enggano Ratusan karyawan pekerja PT. Minja Global Mandiri (MGM) yang bekerja di departement MEM PT. Vale Indonesia Sorowako bersama para aktivis buruh Luwu Timur melakukan aksi mogok kerja dan demonstrasi di pertigaan Enggano sejak rabu (11/10/2023)

Mereka Pekerja menuntut perbaikan kesejahteraan. Karyawan menggelar aksi karena menilai terjadi perbedaan mendasar dari pendapatan perbulan yang diterima (take home pay) akibat kebijakan Perusahaan PT. MGM yang berlokasi di Sorowako

Pekerja PT. Minja Global Mandiri (MGM) lakukan mogok kerja di Ruas pertigaan Enggano Towuti

 

Ketua Serikat Pekerja Federasi Pertambangan dan Energi Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (FPE KSBSI) PT. MGM 2, Aswan Damrin, mengatakan karyawan menginginkan adanya penambahan take home pay dari karyawan dengan kontrak kerja yang baru ini

“Kami telah berkordinasi dan melakukan pertemuan dengan pihak Managemen perusahaan untuk membicarakan tuntutan kami karena kami menilai pendapatan kami tiap bulan justru berkurang dengan kontrak baru ini, namun belum ada titik temu”.

Sehingga terjadi aksi mogok kerja ini merupakan akumulasi dari upaya menuntut beberapa point,” kata Aswin, Kamis (12/10/2023).

“Ada 3 point tuntutan kami dan ini sangat rasional mengingat kami bekerja di perusahaan tambang terbesar di dunia PT. Vale Indonesia yang berpusat di Brasil. Perusahaan tambang terbaik di Indonesia dengan segudang penghargaan dari pemerintah. Perusahaan dengan konsep pengembangan Masyarakat yang maju. Tuntutan kami adalah upah pokok yang berkeadilan serta tunjangan hadir, premi shift bagi pekerja shift seperti apa yang karyawan PT. Vale dapatkan serta transportasi bus untuk karyawan berdomisili Malili, karena Malili juga merupakan area konsesi tambang PT. Vale” Lanjut Aswan. Dalam aksinya karyawan terlihat mengusung atribut dan spanduk tuntutan mereka. Aksi yang berlangsung di bawah Terik matahari itu tidak menyurutkan para karyawan. Pihak dinas transmigrasi dan tenaga kerja Luwu Timur telah memfasilitasi pertemuan dengan pihak MGM dan peserta aksi Demo di HTRM PT. Vale sorowako, namun belum ditemukan kesepakatan.
Pertemuan dengan pihak PT.Vale Indonesia sebagai owner (pemilik) kontrak kerja dengan PT. MGM telah dilakukan pertemukan dengan peserta aksi namun belum ada kesepakatan.
Menurut sumber informasi team kami, pihak PT. MGM tidak bisa memenuhi tuntutan dari karyawan karena tidak diatur dalam kontrak kerja antara PT. MGM dengan PT. Vale Indonesia. “Kami tidak bisa memberikan uang hadir, premi shift serta menyediakan bus untuk karyawan yang berdomisili Malili, karena tidak diatur dalam kontrak PT. Vale dengan PT. MGM” ujarnya.
“Yang menentukan pekerjaan terus menerus atau bukan, atau PKWT maupun PKWTT itu PT. Vale. Kami hanya jalankan pekerjaan sesuai dengan kontrak” tambah sumber informasi tersebut.

Sementara itu sekretaris FPE KSBSI PT. MGM 2, Hermawan, mengatakan “kami sudah melayangkan surat ke pimpinan PT. Minja Global Mandiri (PT. MGM) serta dinas Transmigrasi dan tenaga kerja Luwu Timur untuk pemberitahuan perpanjangan waktu mogok kerja, kami berencana akan melakukan aksi mogok kerja sampai jumat, 20 Oktober 2023 jika tuntutan kami belum dipenuhi” Ujarnya. Surat bernomor 06/007/PK-FPE-KSBSI-MGM2/X/2023 bahkan telah ditembuskan juga ke pimpinan PT. Vale Indonesia, Kapolres Luwu Timur, Kordinator wilayah FPE KSBSI di Makassar serta DPP FPE KSBSI di Jakarta . Kami bahkan telah berkordinasi dengan berbagai serikat pekerja di bawah FPE KSBSI Luwu Timur, para aktivis buruh serta pengurus serikat pekerja lainnya di Luwu Timur mereka siap melakukukan aksi solidaris untuk perjuangan kami. Bahkan untuk wilayah Makassar dan Jakarta akan bersedia melakukan aksi demonstrasi hari senin nanti jika tuntutan kami belum dipenuhi sampai hari minggu ini”. Ujarnya
(**)

 

Jasa Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *