NasionalismeNews.com – Konflik Rusia–Ukraina memasuki fase baru pada 2026 dengan meningkatnya dinamika diplomatik dan bantuan militer dari negara-negara Barat.
Organisasi seperti NATO dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) kembali menjadi pusat perhatian dalam upaya menjaga stabilitas kawasan.

Ketegangan ini tidak hanya berdampak pada keamanan regional, tetapi juga terhadap ekonomi global. Harga energi mengalami fluktuasi,
rantai pasok terganggu, serta pasar keuangan menunjukkan volatilitas tinggi. Uni Eropa menghadapi tekanan tambahan dalam menjaga
ketahanan energi dan stabilitas sosial di tengah ketidakpastian geopolitik.

Dalam perspektif hubungan internasional, konflik ini menjadi ujian bagi sistem keamanan kolektif dunia. Negara-negara besar seperti
Amerika Serikat dan China juga memantau situasi dengan cermat, mengingat implikasinya terhadap keseimbangan kekuatan global.
Ke depan, diplomasi multilateral diharapkan menjadi jalan utama penyelesaian konflik. Dialog yang difasilitasi oleh PBB dan aktor global lainnya menjadi kunci dalam mencegah eskalasi lebih lanjut dan menjaga perdamaian jangka panjang.
Red. 14/02/2026 – 12.57 WIB.