Ayah Pengedar Narkoba Seruyan Viral, Polisi Pastikan Penyelidikan Berjalan
Kasus ayah pengedar narkoba Seruyan menjadi perhatian publik setelah seorang pemuda mengadukan dugaan keterlibatan ayahnya dalam peredaran narkotika di wilayah Kuala Pembuang, Kalimantan Tengah. Aduan tersebut kemudian viral di media sosial dan memicu respons cepat aparat kepolisian.
Kasus aduan seorang pemuda yang menyebut ayahnya diduga terlibat peredaran narkoba menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Peristiwa ini terjadi di wilayah Kuala Pembuang, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, dan kini tengah ditangani aparat kepolisian setempat.
Aduan Disampaikan ke Ormas Anti Narkoba
Informasi mengenai dugaan ayah pengedar narkoba Seruyan pertama kali mencuat setelah pemuda tersebut mengadu kepada Gerakan Dayak Anti Narkoba (GDAN) Kalimantan Tengah. Ia mengaku prihatin terhadap dampak buruk narkoba yang diduga dijalankan ayahnya terhadap masyarakat sekitar.
Menurut keterangan organisasi, pemuda tersebut sempat berniat melapor langsung kepada aparat penegak hukum, namun urung dilakukan karena diduga mengalami tekanan setelah pengaduannya diketahui pihak tertentu.
Dugaan Ancaman dan Kekerasan
Dalam laporan yang diterima GDAN, pemuda tersebut mengaku sempat mengalami intimidasi setelah pengaduan itu mencuat. Ia disebut mendapat ancaman keselamatan dari pihak yang diduga terkait dengan aktivitas peredaran narkoba.
Tidak hanya itu, pemuda tersebut juga mengaku pernah mengalami tindakan kekerasan fisik dari orang-orang yang diduga merupakan bawahan ayahnya. Kondisi tersebut membuatnya merasa takut untuk melanjutkan pelaporan secara resmi.
Organisasi GDAN menyatakan bahwa mereka menerima pengaduan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap upaya pemberantasan narkoba di daerah.
Polisi Pastikan Penyelidikan Berjalan
Kapolres Seruyan, AKBP Beddy Suwendi, menegaskan bahwa pihaknya segera mengambil langkah setelah isu tersebut menjadi perhatian publik. Ia menyatakan telah menginstruksikan jajarannya untuk menelusuri kebenaran informasi yang beredar.
Menurutnya, penyelidikan dilakukan secara profesional dan dilengkapi dengan surat perintah tugas resmi. Proses tersebut mencakup pengumpulan informasi awal, klarifikasi pihak terkait, serta pemantauan situasi di lapangan.
Pihak kepolisian juga menekankan bahwa hingga saat ini belum ada laporan resmi yang masuk terkait dugaan tindak pidana narkotika tersebut.
Isu Keterlibatan Oknum Aparat
Dalam pengaduan yang disampaikan kepada GDAN, pemuda tersebut juga menyebut adanya dugaan keterlibatan oknum aparat dalam melindungi aktivitas peredaran narkoba.
Ia bahkan mengklaim pernah melihat sejumlah oknum aparat mengonsumsi narkotika bersama ayahnya. Namun, informasi tersebut masih bersifat pengakuan sepihak dan belum terbukti secara hukum.
Kepolisian menegaskan akan menindak tegas apabila ditemukan bukti keterlibatan anggota dalam kasus tersebut. Langkah penegakan disiplin internal akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Polisi Lakukan Penyelidikan Awal
Kapolres Seruyan menegaskan bahwa pihaknya langsung merespons isu viral mengenai dugaan ayah pengedar narkoba Seruyan dengan memerintahkan penyelidikan internal.
Proses tersebut dilakukan secara profesional dengan mengumpulkan informasi awal, memeriksa pihak terkait, serta memantau situasi di lapangan. Hingga kini, polisi menyatakan belum menerima laporan resmi dari pihak pelapor.
Komitmen Pemberantasan Narkoba
Kasus ini kembali menyoroti pentingnya peran masyarakat dalam mendukung upaya pemberantasan narkoba. Kepolisian dan organisasi masyarakat diharapkan dapat bekerja sama dalam menekan peredaran barang terlarang yang merusak generasi muda.
Pihak GDAN menyatakan siap membantu proses penegakan hukum apabila diminta, termasuk menyerahkan informasi yang telah mereka kumpulkan selama menerima pengaduan.
Sementara itu, kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lingkungannya.
Viralnya aduan seorang pemuda terhadap ayahnya yang diduga menjadi pengedar narkoba di Seruyan menjadi perhatian luas masyarakat. Meski belum ada laporan resmi yang diajukan, kepolisian memastikan penyelidikan telah dilakukan untuk memastikan fakta yang sebenarnya.
Dukungan Masyarakat dalam Pemberantasan Narkoba
Masyarakat diimbau untuk berperan aktif dalam melaporkan dugaan penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar. Informasi mengenai bahaya narkoba dan prosedur pelaporan dapat diakses melalui situs resmi pemerintah seperti Badan Narkotika Nasional di:
Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh edukasi hukum dan layanan pengaduan melalui portal resmi Kepolisian Negara Republik Indonesia:
Kedua situs tersebut menyediakan informasi lengkap mengenai penanganan kasus narkotika serta mekanisme pelaporan resmi.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya keberanian masyarakat dalam melaporkan tindak kejahatan sekaligus perlunya perlindungan bagi pelapor agar upaya pemberantasan narkoba dapat berjalan efektif.
Red. 18/02/2026 – 1049 WIB.