NasionalismeNews.Com.Luwu Timur_Asuli – Pemerintah Desa Asuli, Kecamatan Towuti, mengidentifikasi lahan sebagai lokasi pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Desa Merah Putih di Desa tersebut.

“Pemerintah Desa dan Team Koperasi komitmen melakukan percepatan pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih,” ujar Ketua Koperasi Merah Putih Desa Asuli Daniel ketika ditanya menyangkut instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait Koperasi Merah Putih , Sabtu.
Karena itu, ia mengatakan dinas terkait mempercepat identifikasi aset tanah milik pemerintah Desa yang bisa segera digunakan untuk pembangunan gerai maupun pergudangan Koperasi Merah Putih.
Pemerintah Pusat menugaskan PT Agrinas Pangan Nusantara selaku BUMN yang mengembang tugas melaksanakan pembangunan fisik 80.000 unit gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih. Pembangunan gerai dan pergudangan tersebut diperkirakan membutuhkan biaya lebih kurang Rp1,6 miliar.
“Lahan untuk pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih minimal 1.000 meter persegi,” ujar Wasington.
Lahan milik pemerintah Desa Asuli yang akan digunakan pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih, lanjutnya, harus memiliki legalitas berupa sertifikat tanah.
Ia mengatakan apabila terdapat lahan perintah kabupaten atau pemerintah desa dinilai strategis sebagai lokasi pembangunan gerai dan pergudangan Koperasi Merah Putih, tetapi belum bersertifikat maka harus segera diurus ke Badan Pertanahan Nasional (BPN). Karena itu pemerintah kabupaten melalui dinas terkait mempercepat identifikasi lahan-lahan tersebut.
Menurut Wasington, Koperasi Merah Putih telah terbentuk di 18 desa di Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur, dan pemerintah kabupaten melakukan pendampingan menjalankan unit usaha sesuai potensi daerah seperti sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan lainnya.
“Peran Koperasi Merah Putih harus diperkuat untuk memajukan perekonomian masyarakat di desa ,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengatakan kehadiran Koperasi Merah Putih di setiap desa sebagai strategi jangka panjang dan menjadi fondasi dalam membangun ketahanan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
Pewarta: Hidayat
Editor : Fathan
