Lutim,NaauonalusmeNews.Com – Perslutim U13 memastikan langkah ke babak perempat final Piala Soeratin U13 setelah menyingkirkan PS Luwu U13 melalui drama adu penalti pada babak 16 besar, Senin (15/6/2026).
Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Zipur Sakeang 8/SMG Maros tersebut, berlangsung sengit sejak menit awal. Perslutim U13 berhasil membuka keunggulan pada menit ke-20 melalui tendangan bebas indah yang dieksekusi Rafif. Gol tersebut membawa tim berjuluk Laskar Bumi Batara Guru unggul 1-0 hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PS Luwu U13 meningkatkan intensitas serangan dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim gagal menambah gol sehingga pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.
Pada babak tos-tosan, Perslutim memulai dengan baik. Nabil sukses menjalankan tugas sebagai eksekutor pertama dan membawa timnya unggul. Penendang kedua, Hasbi, juga berhasil mencetak gol lewat tendangan keras mendatar ke pojok gawang.
Meski dua penendang berikutnya gagal menjalankan tugasnya dengan sempurna, Perslutim tetap menjaga peluang melalui gol yang dicetak Fhiner lewat sepakan tajam ke sudut kanan atas gawang lawan.
Ketegangan mencapai puncaknya saat tendangan penentu PS Luwu U13. Namun, kiper Perslutim, Hafis, tampil sebagai pahlawan setelah berhasil menepis bola dan memastikan kemenangan timnya dengan skor akhir 3-2 dalam adu penalti.
Kemenangan tersebut mengantarkan Perslutim U13 melaju ke babak delapan besar, di mana mereka akan menghadapi Persijo Jeneponto U13 yang sebelumnya menaklukkan Perspin Pinrang dengan skor 1-0. Laga perempat final dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 16 Juni 2026.
Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Parmudora) Luwu Timur, Muhammad Safaat DP. yang menyaksikan langsung perjuangan Perslutim menyampaikan apresiasi atas perjuangan dan semangat juang yang ditunjukkan para pemain muda Perslutim U13.
“Alhamdulillah, anak-anak berhasil menunjukkan mental bertanding yang luar biasa. Mereka tidak menyerah meski pertandingan berlangsung ketat hingga adu penalti. Ini menjadi bukti bahwa pembinaan sepak bola usia dini di Luwu Timur terus menunjukkan perkembangan yang positif,” ujar Safaat.
Ia berharap kemenangan tersebut menjadi motivasi bagi para pemain untuk tampil lebih baik lagi pada babak berikutnya.
“Kami berharap anak-anak tetap fokus, menjaga disiplin dan semangat bertanding. Perjalanan masih panjang, namun dengan kerja keras, kekompakan tim dan dukungan masyarakat Luwu Timur, insya Allah Perslutim bisa kembali meraih hasil terbaik di babak perempat final besok,” pungkas Safaat. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)
Sekda Lutim Tutup National Sport Fishing Tournament Bupati Cup I, Tim Mata Kail Raih Juara Umum
Lutim,NasionalismeNews.Com – Sekretaris Daerah Luwu Timur, Dr. Ramadhan Pirade, secara resmi menutup rangkaian kegiatan National Sport Fishing Tournament Bupati Cup I yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Luwu Timur.
Acara penutupan berlangsung meriah di TPI Kecamatan Wotu, setelah dua hari pelaksanaan lomba memancing di perairan Teluk Bone, Ahad (14/6/2026).
Dalam sambutannya, Sekda Ramadhan Pirade menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, sponsor, dan masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan turnamen tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat sportivitas selama perlombaan berlangsung. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Luwu Timur memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi sport fishing yang menarik di kawasan Teluk Bone,” ujar Ramadhan.
Pada kategori Sport Fishing, tim Mata Kail asal Tomoni berhasil keluar sebagai juara pertama setelah mengumpulkan total berat tangkapan mencapai 27,35 kilogram (ikan marlin), dan berhak membawa pulang hadiah sebesar Rp30 juta.
Posisi kedua diraih tim Perbek Fishing asal Mangkutana dengan total berat tangkapan 11,50 kilogram dan hadiah sebesar Rp20 juta. Sementara juara ketiga diraih tim BBG asal Malili dengan total berat 11,25 kilogram dan hadiah sebesar Rp15 juta.
Selain Juara Umum, panitia juga memberikan penghargaan untuk kategori spesies ikan terbesar. Tim Mata Kail kembali mencatat prestasi dengan meraih kategori Marlin Terbesar melalui tangkapan seberat 27,15 kilogram dan hadiah Rp5 juta.
Untuk kategori Tuna Terbesar, penghargaan diraih tim Si Jago Fishing asal Palopo dengan berat tangkapan 2,65 kilogram dan hadiah Rp3 juta. Tim yang sama juga berhasil memenangkan kategori GT (Giant Trevally) Terbesar dengan berat 8,10 kilogram dan hadiah Rp3 juta.
Kategori Tenggiri Terbesar dimenangkan oleh tim DHFC dengan berat tangkapan 7,05 kilogram, sedangkan kategori Kakap Merah Terbesar diraih tim GVK dengan berat 2,55 kilogram. Masing-masing pemenang memperoleh hadiah sebesar Rp3 juta.
Sementara itu, pada kategori Shore Fishing, peserta atas nama Ayaruka berhasil meraih juara pertama dan memperoleh hadiah Rp2 juta. Juara kedua diraih Sholehan dengan hadiah Rp1,5 juta, juara ketiga diraih Sahwan dengan hadiah Rp1 juta, dan juara keempat diraih Alfiantin dengan hadiah Rp500 ribu.
Panitia juga memberikan penghargaan khusus Kapten Terbaik kepada Galang, kapten dari tim Mata Kail dan berhak menerima hadiah sebesar Rp2,5 juta. Selain itu juga ada penghargaan Yel-Yel Terbaik dengan hadiah Rp.1 juta yang diraih Pejuang Tangguh Kabupaten Barru.
Secara keseluruhan, total hadiah yang disiapkan panitia dalam turnamen ini mencapai Rp. 90.500.000 juta.
Menutup kegiatan tersebut, Sekda Ramadhan Pirade berharap National Sport Fishing Tournament dapat menjadi agenda tahunan Kabupaten Luwu Timur dan terus berkembang menjadi event olahraga wisata yang mampu menarik peserta dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin besar setiap tahunnya, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata, perikanan, dan perekonomian masyarakat Luwu Timur,” pungkas dr. Ramadhan. (rhj/ikp-humas/kominfo-sp)
