Lutim.NasionalismeNews.Com– Pemerintah Desa Matompi, Kecamatan Towuti, Kabupaten Luwu Timur menyalurkan Bantuan Langsung Pangan dan Minyak Goreng kepada 212 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), bertempat di Aula Desa Matompi, Kamis (16/04/2026).

Penyaluran bantuan tersebut mencakup alokasi selama Dua bulan, terhitung sejak Februari hingga Maret 2026. Setiap KPM menerima bantuan sebesar beras 20 Kg. Minyak Gotrng 4 Liter per Dua bulan
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Matompi, Rustam,SE, bersama pendamping desa, perangkat desa, serta para penerima bantuan.
Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng Desa merupakan program bantuan pusat dan diberikan kepada masyarakat yang telah ditetapkan melalui musyawarah desa, sesuai dengan kriteria dalam peraturan perundang-undangan.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam mendukung percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem di tingkat desa.
Kebijakan tersebut juga merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, yang mengamanatkan pemerintah daerah hingga desa untuk memberikan perhatian khusus kepada masyarakat kurang mampu.
Selain itu, penyaluran Bantuan Pangan diharapkan dapat membantu meningkatkan daya beli serta meringankan beban ekonomi keluarga miskin ekstrem di Desa Matompi.
Adapun kriteria penerima BLT-DD meliputi keluarga miskin yang berdomisili di desa setempat, dengan prioritas pada keluarga miskin ekstrem, keluarga dengan anggota yang menderita penyakit kronis, rumah tangga lanjut usia tunggal, serta keluarga dengan anggota difabel.
Kepala Desa Matompi, Rustam SE, menyampaikan bahwa penyaluran pangan Desa ini merupakan bentuk komitmen pemerintah desa dalam membantu masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh para penerima untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Pemerintah desa akan terus berupaya memastikan bantuan tepat sasaran, sehingga benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang tergolong miskin ekstrem,” ujar Rustam.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendataan dan evaluasi agar program bantuan sosial di Desa Matompi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan dalam upaya menekan angka kemiskinan. (*)
