NasionalismeNews.com - PDIP soal pelimpahan kasus air keras terhadap Andrie Yunus menuai kritik. Siti Aisyah soroti langkah Polda Metro Jaya yang melimpahkan ke Puspom TNI.
PDIP soal pelimpahan kasus air keras terhadap Andrie Yunus
NasionalismeNews.com – PDIP soal pelimpahan kasus air keras terhadap aktivis HAM kembali menjadi sorotan publik. Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Siti Aisyah, mengkritik langkah Polda Metro Jaya yang melimpahkan kasus tersebut ke Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI).
Kasus ini berkaitan dengan dugaan teror penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, yang merupakan Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).
Kritik PDIP soal pelimpahan kasus air keras
Dalam pernyataannya, Siti Aisyah menilai langkah pelimpahan tersebut menimbulkan pertanyaan besar terkait transparansi penegakan hukum. Ia menegaskan bahwa PDIP soal pelimpahan kasus air keras ini harus menjadi perhatian serius karena menyangkut kepercayaan publik.
Menurutnya, jika aparat penegak hukum terlihat ragu dalam menangani kasus, maka masyarakat sipil akan merasa tidak memiliki perlindungan yang kuat.
Alasan pelimpahan kasus air keras ke Puspom TNI
Pelimpahan kasus dari Polda Metro Jaya ke Puspom TNI dilakukan karena adanya dugaan keterlibatan oknum anggota militer. Dalam sistem hukum Indonesia, kasus yang melibatkan aparat TNI memang dapat ditangani oleh lembaga militer.
Namun, PDIP soal pelimpahan kasus air keras ini tetap menuai kritik karena dinilai berpotensi mengurangi transparansi proses hukum di mata publik.
Desakan transparansi dalam kasus air keras
Berbagai pihak, termasuk KontraS, mendorong agar penanganan kasus dilakukan secara terbuka dan akuntabel. Mereka menilai kasus ini tidak hanya menyangkut tindak kriminal, tetapi juga perlindungan terhadap aktivis HAM.
Isu PDIP soal pelimpahan kasus air keras pun berkembang menjadi perhatian luas karena berkaitan dengan jaminan keamanan bagi masyarakat sipil.
Dampak kasus air keras terhadap kepercayaan publik
Kasus penyiraman air keras sering menjadi perhatian karena dampaknya yang serius terhadap korban. Oleh sebab itu, publik berharap agar kasus terhadap Andrie Yunus dapat diusut secara tuntas.
PDIP soal pelimpahan kasus air keras menjadi momentum untuk memperkuat komitmen penegakan hukum yang adil dan transparan di Indonesia.
Red. 31/03/2026.
